cara setor tunai lewat atm bni

Menyetor tunai lewat teller? Itu sih biasa! Menarik uang di ATM? Apalagi itu. Sepertinya, semua nasabah bank pernah bertransaksi dengan mesin ini. Nah, kalau menyetor uang lewat mesin ATM? Memang bisa, ya? Tentu saja! Serahkan semuanya pada Bank Negara Indonesia.

Sebagai bank milik pemerintah, BNI selalu berinovasi dalam hal pelayanan dengan menggusung teknologi. Misalnya, mesin-mesin ATM. Ternyata selain mesin ATM, BNI memiliki mesin CRM.

CRM merupakan singkatan dari Cash Recycle Machine. Nasabah mengenalnya dengan mesin ATM setor tunai sesuai fungsinya. Sebetulnya, mesin CRM ini dapat juga berfungsi untuk tarik tunai. Dengan kata lain, CRM dapat melakukan dua fungsi sekaligus.

Dulu, penyetoran uang biasanya dilakukan lewat teller BNI yang mana pelayanannya terbatas. Nasabah diharuskan berkunjung ke kantor cabang di jam operasional BNI. Mobilitas nasabah semakin padat.

Kebutuhan untuk setor tunai pun meningkat. Dampaknya, nasabah akan kesulitan untuk melakukan transaksi. Dengan adanya mesin CRM, nasabah dapat menyetor tunai kapapun diperlukan.

cara  setor tunai di atm bni

Bagi sebagian orang, ATM CRM relative baru di telinga mereka. Menggunakannya pun tidak terbiasa. Karena itu, berikut langkah-langkah yang dilakukan untuk menggunakan ATM CRM:

1. Memasukkan kartu ATM BNI

Posisi kartu ATM untuk mesin CRM masih sama caranya dengan mesin ATM tarik tunai. Sisi kartu dengan logo BNI berada di atas. Selalu berhati-hati dalam memasukkannya karena jika terbalik, peluang kartu tertelan akan lebih besar.

2. Memilih Bahasa

Anda perlu memilih bahasa yang ingin digunakan selama bertransaksi. Pilihannya ada dua, Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

3. Masukkanlah PIN ATM

6 digit PIN yang diinput sama seperti PIN ATM Anda. Tidak ada perbedaan.

4. Pilihlah menu ‘Setoran Tunai’

Dalam hal ini, Anda akan menyetor sejumlah uang ke rekening Anda.

5. Pilihlah ‘Lanjutkan’

Pada layar, akan terpampang beberapa deret kalimat sebagai syarat penyetoran uang. Anda harus benar-benar memperhatikan ini. Pasalnya, pecahan Rp. 20.000, Rp. 50.000, dan Rp. 100.000 lah yang dapat diproses oleh mesin tersebut. Dengan kata lain, tidak menerima pecahan selain itu, apalagi receh. Bila uang yang Akan Anda setorkan sesuai dengan persyaratan tersebut, tekan ‘Lanjutkan’.

6. Pilihlah ‘Rekening Tabungan’

Pada tahap ini, sebuah kotak di sebelah keypad akan terbuka. Simpanlah uang Anda ke dalam tempat tersebut. Sebelumnya, periksa dulu uang Anda. Jangan sampai ada staples atau uang terlipat. Tempat tersebut akan tertutup secara otomatis begitu Anda menyimpan uang.

7. Pilihlah menu ‘Setor’

Akan terdengar deru mesin begitu tempat uang tertutup. Jangan panic. Ini berarti mesin sedang menghitung uang yang masuk. Tunggulah beberapa saat. Lalu, lihat layar. Di situ akan tertera jumlah nominal uang yang tadi Anda simpan ke dalam kotak otomatis tadi. Jika jumlahnya benar, pilih ‘Setor’.

8. Transaksi Selesai

Tanda transaksi selesai yaitu keluarnya struk dari mesin sebagai tanda bahwa penyetoran yang Anda lakukan berhasil. Anda dapat mengecek saldo di rekening Anda. Saldo akan langsung bertambah.

Mudah, bukan?

cara mencari lokasi atm bni terdekat untuk setor tunai

Hanya saja, keberadaan mesin ATM CRM ini masih terbatas. Jika Anda mencari fasilitas ini, disarankan untuk mengeceknya terlebih dahulu di laman resmi BNI atau mengeceknya di https://www.bni.co.id/id-id/kontak/lokator/atm. Caranya, dengan memilih kota dimana Anda berada dan mesin yang Anda cari, dalam hal ini CRM.

Namun, Anda tak perlu khawatir. Dengan bertambahnya nasabah, BNI pasti menambah mesin jenis ini. Semoga ke depannya, fasilitas setor tunai dapat dirasakan di seluruh kota di Indonesia.

Tinggalkan komentar