Cara mengambil uang di atm bca

Di zaman perkembangan teknologi canggih seperti sekarang, kita dimudahkan untuk melakukan berbagai hal terutama perbankan di bank bca. Salah satu contohnya adalah dengan adanya mesin Automated Teller Machine atau biasa disebut ATM.

Dari namanya saja, kita dapat menarik kesimpulan bahwa mesin ATM ini berfungsi sebagai pengganti teller di kantor cabang, dimana kita dapat melakukan berbagai jenis proses transaksi.

Bedanya, transaksi dilakukan lewat mesin. Memang terdengar agak ironis. Tenaga manusia sedikit-sedikit mulai di ambil alih dengan tenaga mesin sama halnya dengan kartu dan mesin atm bca ini.

Namun, mobilitas manusia pun terkadang membutuhkan fasilitas selama 24 jam. Itulah salah satu keuntungan menggunakan mesin ATM.
Bank BCA sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia pun tidak kalah ketinggalan.

Demi memberikan kemudahan kepada nasabahnya, Bank BCA sudah menyebar 17.778 unit mesin ATM per February 2018 di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut terdiri dari pecahan nominal uang Rp. 50.000 dan Rp. 100.000 saat melakukan tarik tunai.

Dengan jumlah mesin ATM BCA itu, nasabah bisa bertransaksi kapan pun dan dimana pun. Ini sangat memudahkan, bukan?

Namun, apa gunanya mesin ATM kalau tidak tahu cara menggunakannya?

Bagaimana jika kamu sedang dalam keadaan ‘genting’ membutuhkan uang tunai? Nah, kamu bisa memanfaatkan fasilitas tarik tunai di ATM BCA dengan mudah.

Buat kamu yang tidak mengerti atau masih khawatir dalam menggunakan mesin ATM untuk bertransaksi, simak cara-caranya berikut ini ya:

1. Memasukkan Kartu ke mesin ATM BCA secara benar
Banyak orang yang masih takut atau ragu untuk memasukkan kartu ke mesin ATM. Pasalnya, kartu ATM berbentuk persegi panjang.

Dengan empat sisinya, terkadang dapat membuat bingung pengguna. Sisi manakah yang lebih dulu masuk ke mesin? Jangan takut apalagi grogi! Beberapa mesin ATM BCA terdapat stiker bergambar posisi kartu yang benar di bagian lubang untuk memasukkan kartu ATM.

Namun, ada juga mesin ATM BCA yang tak ada petunjuknya untuk menggunakan. Jika menemukan mesin ATM BCA yang seperti ini, perhatikan garis hitam yang ada di sisi belakang kartu.

Posisikan sisi kartu dengan garis hitam di bagian bawah, sedangkan sisi dengan tulisan BCA berada di bagian atas. Lalu posisikan sisi dengan tulisan BCA di sebelah kanan.

dengan syarat Tanpa didorong dengan kuat, kartu ATM akan masuk se cara otomatis. Jika tampilan di layar berubah dan memperlihatkan menu, artinya posisi kartu ATM benar dan selanjutnya dapat memproses transaksi.

2. Menginput nomor PIN
Nomor PIN seperti sebuah pintu masuk supaya dapat menggunakan untuk bertransaksi. Jika tidak memiliki nomor PIN, salah, atau lupa, transaksi tidak dapat dilakukan.

Usahakan ketika memasukkan PIN dengan benar ya, karena nasabah hanya memiliki tiga kali kesempatan memasukkan PIN. Jika lebih dari itu, yang terjadi selanjutnya adalah kartu akan diblokir.

Hal ini sebagai salah satu upaya keamanan.
Nomor PIN juga hanya diketahui oleh pemilik kartu. Sifatnya rahasia pribadi. Jangan pernah memberikan nomor PIN pada orang asing termasuk petugas kantor bank sekalipun.

Belakangan ini juga marak penipuan lewat telepon yang mengaku-ngaku sebagai petugas bank. Jangan sampai kamu memberitahukannya juga. Makanya, ketika memasukkan nomor PIN di ATM, pastikan kamu menutupinya dengan tangan.Jaga-jaga kalau ada oknum yang membaca pola PIN.

3. Memilih Menu di layar

Berhubung yang akan dilakukan adalah menarik uang tunai, maka menu yang dicari adalah menu penarikan tunai. Pilihlah menu ‘Penarikan Tunai’.

Lalu, masukkan nominal yang ingin diambil. Perlu diingat bahwa setiap mesin ATM memiliki nominal pecahan. Pastikan jumlah sesuai dengan nominal pecahan mesin ATM.

Sebagai contoh, jika kamu berencana untuk menarik uang sejumlah Rp. 2.555.000 di mesin ATM dengan pecahan Rp. 100.000. Transaksi tersebut tidak dapat diproses.

Mesin ATM tersebut hanya memproses penarikan tunai dengan kelipatan Rp. 100.000. Jika terdapat jumlah Rp. 55.000, tentunya transaksi akan gagal.
Jika jumlahnya sudah sesuai, tekan ‘Benar’ untuk mengkonfirmasi apakah jumlah uang tersebut sudah benar atau belum.

Mesin akan menderu. Jangan khawatir. Itu tanda bahwa mesin ATM sedang memproses uang. Beberapa saat kemudian, sejumlah uang akan keluar dari mesin ATM.

Dengan adanya teknologi mesin ATM, semua transaksi akan terasa mudah. Hanya perlu mengikuti petunjuk yang ada di layar mesin ATM seperti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas.

Dengan waktu singkat, nasabah dapat memegang dan menarik uang tunai sesuai kebutuhan.
Untuk transaksi penarikan tunai melalui mesin ATM BCA tidak dikenai biaya. Namun, jika menggunakan ATM bank lain atau ATM Bersama, akan dikenai biaya administrasi sebesar Rp. 7.500.

Sedangkan mengecek saldo, dikenai biaya sebesar Rp. 4000.
Namun, secanggih apapun teknologi, pasti ada batasan.

Dalam hal ini, penarikan tunai lewat ATM BCA ada batasannya. Tergantung jenis kartu.

Jenis kartu yang biasa dimiliki nasabah BCA antara lain paspor Silver/Blue, Gold, paspor Platinum, TabunganKu, tabungan Xpresi, dsb. Kartu-kartu tersebut memiliki limit penarikan harian.

paspor BCA Gold dan Platinum, limit penarikan tunai harian maksimal Rp. 10.000.000. Sedangkan jumlah maksimal untuk kartu lainnya adalah Rp. Rp. 7.000.000.

Itu dia cara untuk menarik uang tunai lewat ATM BCA. Sedikit tips untuk kamu-kamu yang akan bertransaksi melalui ATM, pilihlah ATM yang ditempatkan di lokasi ramai.

Jangan pilih yang sepi karena rawan terjadi kejahatan. Jika bisa, pilihlah ATM yang berada di bank sehingga jika terjadi apa-apa bisa segera dilakukan penanganan.dengan lengkap

Semoga dengan tips tersebut, kamu gak perlu lagi harus takut atau khawatir dalam menarik uang tunai lewat ATM.

Tinggalkan komentar